
Seenak apapun hidangan koki terkenal, tidak ada yang bisa melawan hidangan hasil akhir yang dibuat dengan tangan sang ibu tercinta.
Sang Ibu Meninggal Dunia Setelah Sediakan Makanan Terakhir untuk Anak-anaknya
Selera makan setiap orang tentunya berbeda, tetapi kita sudah pasti terbiasa dengan masakan ibu sejak kita berada di dalam kandungan.
Namun, kenyataan yang terlalu pahit untuk ditelan, apabila tiba suatu masa, tidak ada lagi kesempatan untuk menikmati masakan ibu untuk selamanya.
Itulah yang dialami kedua saudara kandung itu setelah kepergian ibu tercinta mereka.
Dua anak almarhum berdiri di samping jenazah ibu mereka, keduanya pun tampak terkejut dan wajahnya terlihat sayu.
Dua anak almarhum berdiri di samping jenazah ibu mereka, keduanya pun tampak terkejut dan wajahnya terlihat sayu. (Facebook Muhammad Rafieudin Zainal Rasid)
Ketua pengurus Eksekutif Skuad Pengurusan Jenazah (SPJ Malaysia), Muhammad Rafieudin Zainal Rasid, telah berbagi cerita pilu itu di Facebooknya.
Muhammad Rafieudin, mengatakan pihaknya telah menguruskan jenazah wanita yang meninggal dunia tersebut.
Wanita itu diduga mengalami serangan jantung, baru-baru ini.
Wanita 49 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 5 sore di rumahnya di Setiawangsa, Kuala Lumpur, Malaysia, lapor Mstar, Senin, (29/6/2020)
Tim Eksekutif Skuad Pengurusan Jenazah (SPJ Malaysia) pun turut mengurus jenazah itu di malam hari.
"Arwah itu meninggal pada sore hari sekitar jam 5 di rumahnya di Setiawangsa, Kuala Lumpur dan pasukan kami merawatnya di malam hari," ujar Muhammad Rafieudin Zainal Rasid dikutip dari Mstar.
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, ibu dua anak tersebut masih sempat menikmati makan siang bersama di rumah.
Ketua (SPJ Malaysia) yang dikenal sebagai Ustaz Rafie, mengungkapkan jika wanita itu sempat menyiapkan makan siang, almarhumah pun tidak menunjukkan rasa sakit, dan justru terlihat sehat bugar
Namun, ia juga mengatakan jika mendiang ibu dari dua anak tersebut mempunyai riwayat masalah komplikasi jantung sebelumnya.
"Almarhum sempat memasak makanan terakhir untuk kedua anaknya sebelum dia tidur dan meninggal dunia. Almarhum masih baik-baik saja saat memasak untuk makan siang hari.
Setibanya di rumah, tim SPJ melihat sayu wajah kedua anak dari wanita tersebut.
Keduanya tampak masih terkejut dengan kepergian sang ibu secara mendadak.
"Pasukan kami melihat wajah kedua anak dari almarhumah ibunya. Mereka masih muda, baru belasan tahun,” katanya, seraya menambahkan bahwa almarhumah berusia 49 tahun.
Ustaz Rafie juga mengatakan kedua anak itu pasti dalam keadaan terkejut.
Karena dapat menikmati makanan hidangan masakan terakhir bersama dengan ibunya sebelum meninggal dunia.
"Wajah anak-anak ini masih terkejetut pada saat pasukan kami tiba di rumah mereka. Tentu saja makanan terakhir ibu mereka akan menjadi yang paling menyedihkan untuk diingat," katanya.
Menurut Ustaz Rafie, jenazah tersebut ditangani di SPJ Malaysia Wakaf Container sebelum dibawa kembali ke kampung halamannya di Muadzam Shah di Pahang untuk dikebumikan.
Postingan memilukan yang diunggahnya di media sosial membuatnya berpesan sembari mengingatkan akan ajal dan maut itu merupakan kehendak Tuhan.
"Untuk mereka yang masih memiliki ibu, kapan terakhir kali kamu mencicipi hidangan masakan ibumu? Nikmati saat itu sebelum semuanya berakhir selamanya," ungkap Muhammad Rafieudin Zainal Rasid.
"Seperti dua anak ini, ingatan tentang makan nasi dengan lauk masakan terakhir ibunya pasti tidak akan pernah dilupakan. Semoga arwah ditempatkan di antara orang-orang yang beriman," katanya.
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Sang Ibu Meninggal Dunia Setelah Sediakan Makanan Terakhir untuk Anak-anaknya,